headerphoto
Home Products
Download
About us ...

CILACAP KINI HANYA MILIKI SATU PD BKK

Senin, 7 September 2009 20:10:15 - oleh : lusi

HUMAS CILACAP - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cilacap saat ini hanya memiliki satu Perusahaan Daerah Bank Kredit Kecamatan (PD-BKK), hal itu menyusul adanya penggabungan usaha (merger) terhadap 4 PD BKK yang ada di Cilacap.
Keempat PD BKK tersebut yakni, PD BKK Cilacap Selatan, Kesugihan, TPI sentolo Kawat dan Kawunganten. Dari penggabungan tersebut, berdasarkan pada hasil Visibility Study Kantor Akuntan Public Sugeng Pamuji Semarang, PD BKK Kesugihan merupakan PD. BKK yang paling layak menjadi PD BKK Se Kabupaten Cilacap.
Wakil Bupati Cilacap H Tatto Suwarto Pamuji ketika melantik dan mengambil sumpah jabatan, Dewan Pengurus serta direktur PD BKK Kesugihan Tri Basuki SE, di Gedung Jala Bhumi Setda Senin (7/9) mengatakan, proses merger PD. BKK kali ini merupakan langkah awal guna peningkatan status PD. BKK menjadi Bank Perkreditan Rakyat ( BPR ).
"Saya berharap kepada pengurus yaitu direktur dan dewan pengawas PD. BKK Kesugihan yang baru saja dilantik agar terus berupaya meningkatkan kemampuan dan pengetahuan khususnya di bidang perbankan, sehingga nanti pada saatnya BKK berubah status menjadi BPR, dapat beradaptasi dengan cepat, terutama dalam hal operasionalisasi perusahaannya" ujar Tatto.
Perkembangan PD. BKK se Kabupaten Cilacap menurut Wabup, menunjukan peningkatan kinerja yang baik.Hal ini ditengarai dengan Jumlah Aset pada tahun 2008 sebesar Rp. 22,7 Milyar meningkat sebesar  25,78 persen dari Aset pada tahun 2007 sebesar Rp. 18 Milyar.
Demikian juga Dana Masyarakat pada tahun 2008 sebesar Rp. 18,6 Milyar meningkat sebesar  24,27 persen dari Dana Masyarakat pada tahun 2007 sebesar Rp. 14,98 Milyar.
Sedangkan jumlah Kredit yang disalurkan bagi pengusaha UMK (Usaha Mikro Kecil) pada tahun 2008 sebesar Rp. 18,4 Milyar meningkat sebesar  36,06 persen dari Kredit yang diberikan pada tahun 2007 sebesar Rp. 13,5 Milyar.
Kontribusi perusahaan melalui PAD Kabupaten Cilacap secara bersama-sama atas hasil usaha tahun 2008 sebesar Rp. 211,27 juta meningkat sebesar 81,39 persen dari PAD atas hasil usaha tahun 2007 sebesar Rp. 116,47 juta. Diharapkan PAD atas hasil usaha tahun 2009 akan lebih meningkat lagi hal ini dikarenakan dengan merger maka sudah tidak ada lagi PD. BKK yang menanggung kerugian tahun lalu.
Selain melantik Direksi PD BKK Kesugihan, Wabup Tatto Suwarto Pamuji juga melantik Sulastri Vardiani sebagaidirektur Perusda Apotek Cahaya Husada.Sedangkan duduk sebagai ketua dewan pengurus PD BKK Kesugihan adalah Edi Sulistio SH MM dan sekretaris  Bambang S, serta Yuwono SE sebagai anggota.(keen)

 

 

 

 

 

 

 

kirim ke teman | versi cetak

Berita Terkini Lainnya